Program Indischool

IndiSchool adalah suatu program yang diselenggarakan oleh PT.Telkom Indonesia.

Tentang Indischool di Sekolahku

Waktu itu saya masih kelas 7 SMP di SMPN 25 Surakarta. Guru agama saya mengajak satu kelas untuk melihat video LIVE dari Mekkah dan Madinah. Saya penasaran kenapa videonya tidak buffering dan tidak lambat, tak lama kemudian, saya melihat ada tampilan IndiSchool seperti di atas.

Manfaat Indischool

Manfaat IndiSchool tu banyak banget! Seperti, menambah pengetahuan, menambah imajinasi kita, dan lain-lain. IndiSchool di sekolah ku berbentuk Wi-Fi, Jadi semua orang bisa mengaksesnya dengan mudah dan GAK LEMOT tentunya! Sekolah saya mempunyai banyak voucher IndiSchool, supaya para siswa dapat GOOGLING dengan CEPAT dan MURAH untuk kalangan pelajar

SMP N 25 Surakarta Sekolahku

Sekolahku adalah SMP 25 Surakarta yang bertempat di Jalan Dr.Muwardi No.36 termasuk sekolah yang asri. Pepohonan ada di sekitar atau sepanjang kelas yang membuat suasana yang sejuk. Sekolahku ini termasuk sekolah yang berprestasi bagus. SMP 25 mempunyai banyak laboratorium, seperti lab. Bhs. Inggris, lab. Biologi, lab. Komputer, satu lagi yang terpenting Perpustakaan.

Uji Kecepatan Jaringan Internet Indischool

Saya penasaran ingin membuktikan bahwa IndiSchool itu cepat, setelah saya mencoba mengetest kecepatan IndiSchool, Wow! Hasilnya ternyata sangat diatas memuaskan di kalangan pelajar seperti saya. Saya menguji kecepatan ini menggunakan speedtest.net

Loading...

Kursor

Minggu, 14 September 2014

Multi SSH by Mas Yono

Ini adalah sebuah program untuk meningkatkan kecepatan internet kita
Download DISINI

Kalau anda mau mencari sshnya silahkan cari di ssh gratis

Minggu, 29 Juni 2014

Cyber Ghost 5 (FREE)

Saat ini saya akan memberikan kepada agan agan software yg sangat penting untuk internetan,
Tanpa hack kesana kesini, gak usah ribet, langsung download.
CyberGhost adalah sebuah program yg berfungsi untuk menyembunyikan IP Address kita, sehingga kita terbebas dari kuota,
Versi yg saya berikan, GRATIS
Tapi ingat, GRATISnya BERKUALITAS!
Cek kualitas dan fasilitasnya DISINI
Coba bandingkan dengan yg abal2,
Pasti TERJAMIN kualitasnya....

Meskipun begitu, agan juga bisa berbayar, dan mendaftar sebagai anggota langsung di aplikasi tersebut,
tidak pakai email, langsung di GENERATE dari website,

Jadi,,,, mau memakainya bukan????
Jika ingin,
DOWNLOAD Cyber Ghost 5 FREEEEE........!



NB:Saya sarankan IP dan negaranya automatic, dan mendaftar dahulu

COMENT SAYA TUNGGU......

Sabtu, 28 Juni 2014

Software Pengedit Suara (Audio Edit Magic)


Software ini pasti dicari-cari orang seperti composer, arranger dll.
Software ini berfungsi untuk memotong suara, mengeraskan suara, mengubah format suara dst.
Saya ingin membaginya dengan agan, software ini masih belum diinstall alias mentahan

Silahkan Download DISINI
File size 7.46 MB
File format .exe

Selamat mencoba!

Jumat, 27 Juni 2014

Root Android

Ini buat para agan yg suka ngeroot hp androidnya,
Petunjuknya pilih yg ada kata rootnya

Langsung download gan
DISINI

NB: Hanya untuk android 4.0 ke atas

Driver USB SAMSUNG GT-S5570


Buat para agan yg cari driver penting dari handphone SAMSUNG GT-S5570 tersebut
Drivernya sudah tersedia di blog saya

Fungsi dari driver ini adalah untuk mengenali atau sebagai flashdisk storage hp anda

DOWNLOAD DISINI

Selamat mencoba...

Senin, 24 Maret 2014

Strategi Belajar



30 CARA BELAJAR YANG BAIK DAN BENAR

Berikut ini adalah tips belajar yang baik dan benar: 

1. Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar  kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.

2. Rajin Membuat Catatan
Intisari Pelajaran Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.

3. Membuat Perencanaan Yang Baik 
Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.

4. Disiplin Dalam Belajar
Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah,  dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan  tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.

5. Aktif Bertanya 
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya  biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman.

6. Belajar Dengan Serius dan Tekun
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal
tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.

7. Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.

8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita
curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan  cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.

9. Berlatih Jadi Seorang Pemimpin.
Latihlah rasa tanggung jawabmu. Apabila guru meminta bantuanmu untuk mengerjakan sesuatu misalnya  membersihkan kelas, jangan ragu untuk menerimanya. Ajak beberapa teman kelas dan pimpin mereka untuk membersihkan kelas bersama-sama.

10. Mendengarkan Penjelasan Guru dengan Serius.
Jawablah setiap pertanyaan yang diajukan oleh guru apabila kamu mengetahui jawabannya. Jangan  menunggu guru untuk memanggil kamu untuk menjawab pertanyaan.

11. Jangan malu untuk bertanya.
Selalu ajukan pertanyaan kepada guru apabila tidak mengerti tentang sesuatu hal.

12. Kerjakan PR
Kerjakan PR dengan baik, jangan selalu mencari alasan untuk tidak mengerjakannya. Jangan malas  mengerjakan PR dengan alasan lupa atau menunda-nunda mengerjakannya. Enak kan kalau kita cepat mengerjakan PR, jadi masih punya banyak waktu untuk bermain dan nonton TV deh!

13. Selalu Mengulang Pelajaran yang Sudah diajarkan 
Setiap pulang dari sekolah, selalu mengulang pelajaran yang tadi diajarkan. Nanti sewaktu ada ulangan jadi tidak banyak yang harus dipelajari! Asyik!

14. Cukup Istirahat, Makan dan Bermain.
Semuanya dilakukan secara berimbang. Setelah pulang sekolah, kita sering ingin cepat-cepat bermain dan
melupakan segala hal penting lainnya, contohnya makan dan istirahat. Padahal setelah seharian di sekolah, tak terasa badan kita membutuhkan masukan energi tambahan yang bisa didapatkan dari istirahat dan makanan yang kita makan. Oleh karenanya kita harus dapat membagi waktu untuk makan, istirahat dan bermain. Kalau semuanya dilakukan dengan baik, badan jadi segar setiap hari! Jadi tidak sering mengantuk di kelas!

15. Banyak Berlatih Pelajaran yang Kurang Disukai.
Apabila kamu tidak menyenangi suatu mata pelajaran, contohnya matematika, maka banyak-banyaklah berlatih, mengikuti kursus atau belajar berkelompok dengan teman. Sehabis belajar bisa bermain dan menambah teman baru di tempat kursus. Selain itu, siapa tahu dari kurang menyukai matematika, kalian malahan menyukainya.

16. Ikut Kegiatan Ektrakurikuler yang Disenangi.
Cari tahu kegiatan apa yang cocok dan kamu suka.
Contohnya apabila kalian suka pelajaran taekwondo, cobalah untuk mengikuti kursus dari kegiatan tersebut, sehingga selain belajar pelajaran-pelaj aran yang diajarkan di sekolah, kalian juga dapat mendapatkan pelajaran tambahan di luar sekolah.

17. Cari Seorang Pembimbing yang Baik. 
Orangtua adalah pembimbing yang terbaik selain guru. Apabila ada yang kurang jelas dari keterangan guru di
sekolah, kalian dapat menanyakan hal tersebut kepada orang tua. Selain itu, kalian juga dapat belajar dari
teman yang berprestasi.

18. Jangan Suka Mencontek Teman.
Kalau mencontek, kamu bisa bodoh karena tidak berpikir sendiri. Lagipula belum tentu, teman yang kamu contek itu menjawab pertanyaan dengan benar. Belum lagi kalau ketahuan guru dan teman lain, malu kan? Kalau kamu rajin belajar, pasti bisa menjawab semua pertanyaan dengan benar sehingga ulangan dapat
nilai baik.

19. Niat Sungguh-Sungguh
Kalau belajar tidak sungguh-sungguh ataupun tidak niat, yang ada malah pikiran kita melayang kemana-ana. Entah itu tentang makanan, games, lawan jenis, dll. Oleh sebab itu,  belajar yang baik dimulai dengan niat yang sungguh- sungguh .

20. Lokasi dan Situasi yang Kondusif.
Jika kita belajar, tidak mungkin kalau kita lakukan di tengah jalan raya? Ataupun ketika kita sedang makan. Cara yang paling efektif untuk belajar adalah mencari tempat yang nyaman dan tidak terlalu banyak gangguan agar kita bisa lebih konsentrasi.

21. Bersikap Jujur 
Sekarang ini banyak siswa membuat catatan untuk mencontek saat ada ulangan atau ujian. Dengan belajar
dengan jadwal yang teratur seorang murid akan selalu siap jika ada ulangan dadakan dan tidak perlu  mencontek.

22. Metode Meniru/Imitasi
Proses belajar bisa berjalan dengan sempurna melalui metode imitasi atau meniru. Metode ini di realisasikan ketika seorang meniru orang lain atau gurunya, metode ini sering digunakan anak kecil untuk melafal kata bahasa dari orang tuanya, Begitu juga jika ia meniru berbagai perilaku,etika dan tradisi

23. Selalu Mencoba dan Berusaha Keras
Manusia juga belajar dari eksperimen pribadi.dia akan berusaha secara mandiri untuk memecahkan masalah yang dihadapi.terkadang beberapa kali dia melakukan kesalahan dalam memecahkan masalah, namun dia juga beberapa kali mencoba untuk melakuakan kembali. Sampai pada akhirnya dia mampu untuk  menyelesaikan permasalahan dengan benar.

24. Pengkondisian
Manusia bisa belajar dengan pengkondisian. Seseorang dikatakan belajar dengan pengkondisian jika ada stimulun dari indrawi yang merangsangnya. Ketika itulah seseorang menanggapi stimulus tersebut. Tanggapan yang ia berikan ialah suatu respon yang juga di barengkan dengan stimulus netral. Kemudian respon menyertai stimulus netral itu akan di ulang beberapa kali. Setelah dilakukan pengulangan beberapa kali, kita akan menjumpai bahwa stimulus netrsl bisa memberikan respon dengan sendirinya sekalipun stimulus indrawi sudah tidak ada lagi.contoh klasi yang dilakukan psikolog Rusia Ivan pavlov dalam experimennya yang  cukup masyur. Dia membunyikan lonceng(stimulus netral) pada waktu dia meletakkan sedikit makanan di mulut anjing (indrawi) .biasanya, jika makanan itu di letakkan di deapn mulut anjing maka anjing tersebut akan meneteskan air liur(respon).dengan demikian air liur berbarengan dengan bunyi lonceng. Ketika hal ini diulangi beberapa kali,maka peneliti mencoba untuk membunyikan lonceng tanpa meletakkan makanan pada mulut anjing tersebut. Maka hasilnya anjing tersebut tetap meneteskan air liur ketika ia mendengar suara  lonceng, sebuah respon baru yang belum pernah di alami oleh anjing. Sekarang anjing tersebut merespon  bunyi lonceng dengan meneteskan air liurnya.padahal sebelum di lakukan eksperimen anjing tersebut tidak
meneteskan air liur kalau hanya mendengar bunyi lonceng.

25. Metode Berpikir
Proses belajar juga bisa berjalan sempurna dengan melalui metode berpikir, dengan metode ini seseorang sering kali mampu menyelesaikan masalah hidupnya, dia akan memilki kesamaan dan apa saja yang tidak memiliki kemiripan. Dengan demikian dia akan bisa menarik kesimpulan, dengan pilihan tersebut. Maka pada kuncinya berilah anak-anak kita pertanyaan yang menurut dia mudah, dengan demikian anak tersebut akan selalu belajar dan berpikir.

26. Mulai dari yang “Gampang/Mudah”
Mulailah belajar dari topik yang paling anda kuasai / gampang. Setelah itu barulah dilanjutkan dengan topik yang lebih “menantang”. Hal ini dimaksudkan agar kita tidak langsung down dan putus asa jika mengerjakan soal-soal sulit terlebih dahulu.

27. Sering-sering “Berlatih”
Latihan dan latihan itulah kunci untuk mahir dalam suatu mata pelajaran. Semakin banyak anda mengerjakan dan memahami soal semakin terbiasa pula anda dalam mengerjakannya.

28. Fokus
Ketika belajar, kita dituntut untuk serius. Jangan setengah hati. Karena pikiran kita tidak dapat melakukan / memikirkan beberapa kegiatan / hal dalam satu waktu.

29. Mohon bimbingan Tuhan (Berdoa)
Jangan lupa banyak-banyak berdoa. Karena selain dari nilai religi-nya, hal tersebut dapat membuat kita lebih fokus ketika belajar dan dapat membuat pikiran kita lebih tenang.

30. Menggunakan Media dan Sumber-Sumber Yang Relevan
Jika kita hanya menggunakan 1 buku sebagai bahan patokan untuk belajar. Apapun hasil yang kita dapat belum tentu maksimal. Untuk itulah, cobalah untuk mencari-cari hal yang terkait kita pelajari dengan menggunakan Sumber dan Media yang sudah ada. Kita bisa mencarinya denagn menggunakan Internet, Koran, Buku lain, Majalah, dan lain-lain. Tentu kita juga tidak mau ilmu yang kita dapat hanya segitu
saja karena hanya mempunyai 1 buku atau sumber yang tidak lengkap. Untuk itulah, Sumber dan Media hanyalah sebagai pelengkap dalam belajar yang baik dan benar. BELAJAR HARUS RUTIN DAN SELALU BERDOA SEBELUM BELAJAR

Peribahasa Indonesia dan Artinya

1. Ada asap ada api. Artinya: Tak dapat dipisahkan, munculnya suatu kejadian / masalah pasti ada penyebabnya.
2. Ada gula ada semut Artinya: Di mana banyak kesenangan di situlah banyak orang datang.
3. Ada udang di balik batu. Artinya: Ada suatu maksud yang tersembunyi.
4. Adat teluk timbunan kapal, adat gunung tepatan kabut. Artinya: Meminta hendaknya kepada yang punya, bertanya hendaknya kepada yang pandai.
5. Air beriak tanda tak dalam. Artinya : Orang yang banyak bicara biasanya kurang ilmunya.
6. Air besar batu bersibak. Artinya : Persaudaraan akan bercerai berai apabila terjadi perselisihan.
7. Air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga. Artinya : Biasanya sifat anak menurut teladan orang tuanya juga.
8. Air susu dibalas dengan air tuba. Artinya : Kebaikan dibalas dengan kejahatan / keburukan.
9. Air tenang jangan disangka tiada buayanya. Artinya : Orang yang diam jangan disangka pengecut.
10. Air tenang menghanyutkan. Artinya : Orang yang pendiam biasanya banyak pengetahuannya.
11. Air diminum rasa duri, nasi dimakan rasa sekam. Artinya : Tidak enak makan dan minum ( biasanya karena terlalu bersedih / duka ).
12. Alah bisa karena biasa. Artinya : Segala kesukaran tak akan terasa lagi bila sudah biasa.
13. Anak dipangku dilepaskan, beruk di rimba disusukan. Artinya : Selalu membereskan urusan orang lain tanpa mempedulikan urusan sendiri.
14. Anjing menggonggong, khafilah berlalu. Artinya : Biarpun banyak rintangan dalam usaha kita, kita tidak boleh putus asa.
15. Anak dipangku dilepaskan, beruk di rimba disusui. Artinya : Selalu membereskan urusan orang lain tanpa mempedulikan urusan sendiri.
16. Api dalam sekam. Artinya : Perbuatan jahat yang tak tampak.
17. Bagai api dengan asap. Artinya : Tidak dapat dipisahkan.
18. Bagai bara dalam sekam. Artinya : Perbuatan jahat yang tak tampak.
19. Bagai bulan kesiangan. Artinya : Pucat dan lesu.
20. Bagai duri dalam daging. Artinya : Selalu terasa tidak menyenangkan hati.
21. Bagai kacang lupa akan kulitnya. Artinya : Tidak tahu diri, lupa akan asalnya.
22. Bagai katak dalam tempurung. Artinya : Sangat sedikit pengetahuannya, kurang luas pandangannnya.
23. Bagai kerakap di atas batu, hidup segan mati tak mau. Artinya : Hidup dalam kesukaran / kesengsaraan.
24. Bagai kerbau dicocok hidung. Artinya : Menurut saja apa yang menjadi keinginan orang.
25. Bagai mencincang air. Artinya : Mengerjakan perbuatan yang sia-sia.
26. Bagai mendapat durian runtuh. Artinya : Mendapat keuntungan yang tidak disangka-sangka tanpa harus bersusah payah mendapatkannya.
27. Bagai menegakkan benang basah. Artinya : Melakukan pekerjaan yang mustahil dapat dilaksanakan.
28. Bagai mentimun dengan durian. Artinya : Orang yang lemah / miskin melawan orang kaya / kuat.
29. Bagai musang berbulu ayam. Artinya : Orang jahat bertingkah laku sebagai orang baik.
30. Bagai musuh dalam selimut. Artinya : Musuh dalam kalangan / golongan sendiri.
31. Bagai pagar makan tanaman. Artinya: Orang yang merusak barang / sesuatu yang diamanatkan kepadanya.
32. Bagai pinang dibelah dua. Artinya: Dua orang yang serupa benar.
33. Bagai pungguk merindukan bulan. Artinya: Seseorang yang merindukan kekasihnya, tetapi cintanya tak terbalaskan.
34. Bagai telur di ujung tanduk. Artinya : Sesuatu keadaan yang sangat sulit.
35. Bagaikan air dengan minyak. Artinya : Tak dapat bersatu.
. Bagai air di daun talas. Artinya : Selalu berubah-ubah atau tidak tetap pendiriannya.
37. Bagai anak ayam kehilangan induk. Artinya : Bercerai berai karena kehilangan tumpuan.
38. Bagai kebakaran janggut. Artinya : Bingung tidak keruan.
39. Belum bertaji hendak berkokok. Artinya : Belum berilmu/kaya/berkuasa sudah hendak menyombongkan diri.
40. Belum beranak sudah ditimang. Artinya : Belum berhasil, tetapi sudah bersenang-senang lebih dulu.
41. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Artinya : Bersama-sama dalam suka dan duka, baik buruk sama-sama ditanggung.
42. Biarkan anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu. Artinya : Biarpun banyak rintangan dalam usaha kita, kita tidak boleh putus asa.
43. Bergantung pada akar lapuk. Artinya : Mengharapkan bantuan dari orang yang tidak mungkin memberikan bantuan.
 44. Berguru ke padang datar, dapat rusa belang kaki. Berguru kepalang ajar, bagai bunga kembang tak jadi. Artinya : Belajar harus sungguh-sungguh, jangan terputus di tengah jalan.
45. Bermain air basah,bermain api hangus. Artinya : Setiap pekerjaan atau usaha ada susahnya.
46. Bertepuk sebelah tangan . Artinya : Kebaikan yang hanya dari satu pihak.
47. Besar pasak daripada tiang. Artinya : Besar pengeluaran daripada pendapatan.
48. Biduk lalu kiambang bertaut. Artinya : Lekas berbaik atau berkumpul kembali. ( Seperti perselisihan antara sanak keluarga yang kembali rukun ).
49. Bumi tidak selebar daun kelor. Artinya : Dunia tidak sempit.
50. Cepat kaki ringan tangan. Artinya : Suka menolong sesama umat.
51. Daripada hidup bercermin bangkai, lebih baik mati berkalang tanah. Artinya : Daripada hidup menanggung malu lebih baik mati.
52. Daripada hidup berputih mata, lebih baik mati berputih tulang. Artinya : Lebih baik mati daripada menanggung malu.
. Daripada hujan emas di negeri orang, lebih baik hujan batu di negeri sendiri. Artinya : Sebaik-baik negeri orang tidak sebaik di negeri sendiri.
54. Datang tampak muka, pulang tampak punggung. Artinya : Datang dan pergi hendaklah memberi tahu.
55. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Artinya : Kita harus menyesuaikan diri dengan adat dan keadaan tempat tinggal yang kita tempati.
56. Duduk sama rendah, tegak ( berdiri ) sama tinggi. Artinya : sama kedudukannya ( tingkatannya atau martabatnya ).
57. Esa hilang, dua terbilang. Artinya : Berusaha terus dengan keras hati hingga maksud tercapai.
58. Gajah di pelupuk mata tak tampak, semut di seberang lautan tampak / Gajah di pelupuk mata tidak terlihat, semut di seberang lautan terlihat. Artinya : Kesalahan / aib sendiri yang besar tidak tampak, kesalahan / aib orang lain meskipun sedikit tampak jelas.
59. Gajah mati karena gadingnya. Artinya : Orang yang mendapat kecelakaan atau binasa karena keunggulannya / tabiatnya.
60. Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama. Artinya : Orang terkenal jika ia mati dalam beberapa lama masih disebut-sebut orang namanya.
61. Gali lubang, tutup lubang. Artrinya : Berhutang untuk membayar hutang yang lain.
62. Gayung bersambut, kata berjawab. Artinya : Menangkis serangan orang, menjawab perkataan orang.
63. Guru kencing berdiri, murid kencing berlari. Artinya : Kelakuan orang bawahan selalu mencontoh kelakuan atasannya..
64. Habis manis sepah dibuang. Artinya : Sesudah tidak berguna lagi lalu dibuang / tidak dipedulikan lagi.
65. Hancur badan dikandung tanah, budi baik terkenang jua. Artinya : Budi bahasa / perbuatan yang baik tidak akan dilupakan orang.
66. Hangat-hangat tahi ayam. Artinya : Kemauan yang tidak tetap.
67. Harapkan guntur di langit, air di tempayan dicurahkan. Artinya : Mengharapkan sesuatu yang belum tentu, barang yang sudah ada dilepaskan.
68. Hasrat hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai. Artinya : Keinginan atau cita-cita yang mustahil dapat dicapai.
69. Hemat pangkal kaya, rajin pangkal pandai. Artinya : Orang yang hidup hemat akan menjadi kaya, orang yang rajin belajar akan menjadi pandai.
70. Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah. Artinya : Selama hidup orang harus taat kepada adat kebiasaan dalam masyarakat.
71. Jauh panggang dari api. Artinya : Banyak bedanya, tidak kena, tidak benar.
72. Jauh di mata dekat di hati. Artinya : Meskipun tempat tinggal jauh tetapi jiwa / hati selalu merasa dekat.
73. Kalah jadi abu menang jadi arang. Artinya : pertengkaran / permusuhan akan merugikan kedua belah pihak ( sama-sama merugi ).
74. Kalau pandai meniti buih, selamat badan sampai ke seberang. Artinya : Jika dapat mengatasi kesukaran tentu maksud dapat dicapai.
75. Karena nila setitik, rusak susu sebelanga. Artinya : Karena kejahatan atau kesalahan yang kecil, hilang kebaikan yang telah diperbuat.
76. Katak hendak jadi lembu. Artinya : Orang hina / miskin / rendah hendak menyamai orang besar / kaya; congkak; sombong.
77. Kecil-kecil cabai rawit. Artinya : Kecil, tetapi cerdik / pemberani / membahayakan.
78. Kepala sama berbulu, pendapat berlain-lainan. Artinya : Setiap orang berbeda pendapatnya.
79. Lain di mulut lain di hati. Artinya : Yang dikatakan / diucapkan berbeda dengan isi hatinya.
80. Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya. Artinya : Tiap-tiap negeri atau bangsa berlainan adat kebiasaannya.
81. Lempar batu sembunyi tangan. Artinya : Melakukan sesuatu, kemudian berdiam diri seolah-olah tidak tahu menahu.
82. Lepas dari mulut harimau jatuh ke mulut buaya. Artinya : Lepas dari bahaya yang besar, jatuh ke dalam bahaya yang lebih besar lagi.
83. Lidah tak bertulang. Artinya : Mudah saja mengatakan / menjanjikan sesuatu, yang berat adalah melaksanakannya.
84. Lubuk akal tepian ilmu. Artinya : Orang cerdik pandai, umumnya tempat untuk bertanya.
85. Malu bertanya sesat di jalan. Artinya : Kalau tidak mau berikhtiar tidak akan mendapat kemajuan.
86. Menggantang asap. Artinya : Melakukan perbuatan yang sia-sia.
87. Menohok teman seiring dalam lipatan. Artinya : Mencelakakan teman sendiri.
88. Musang berbulu ayam. Artinya : Orang jahat bersikap seperti orang baik.
89. Musuh dalam selimut. Artinya : Musuh dalam kalangan / lingkungan sendiri.
90. Nasi sudah menjadi bubur. Artinya : Sudah terlajur, tidak dapat diperbaiki atau diubah lagi.
91. Sehari selembar benang, lama-lama menjadi sehelai kain. Artinya : Pekerjaan sulit yang dikerjakan dengan penuh kesabaran, lama-lama akan berhasil juga.
92. Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Artinya : Sekali melakukan pekerjaan, beberapa maksud tercapai.
93. Seorang makan cempedak, semua kena getahnya. Artinya : seorang berbuat salah, semua dianggap salah juga.
94. Seperti cacing kepanasan. Artinya : Tidak tenang, selalu gelisah.
95. Seperti durian dengan mentimun. Artinya : Orang lemah / miskin / bodoh melawan orang kuat / kaya / pandai.
96. Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tidak berguna. Artinya : Pikir dahulu masak-masak sebelum berbuat sesuatu ( pikirkan untung dan ruginya ).
97. Setali tiga uang. Artinya : Sama saja, tidak ada bedanya.
98. Serigala berbulu domba. Artinya : Orang yang kelihatannya bodoh dan penurut tetapi sebenarnya kejam, jahat, dan curang.
99. Tak ada gading yang tak retak. Artinya : Tidak ada sesuatu yang tidak ada cacatnya.
100. Tiada rotan akarpun jadi. Artinya : Kalau tidak ada yang baik, yang kurang baik pun boleh juga.
101. Tahu asam garamnya. Artinya : Tahu seluk beluknya / berpengalaman.
102. Tong kosong nyaring bunyinya. Artinya : Orang yang bodoh biasanya banyaknya cakapnya/ pembicaraannya.
103. Umur setahun jagung. Artinya : Belum berpengalaman.

Sekilas Kurikulum Pendidikan Di Indonesia

Kurikulum Pendidikan di Indonesia dari Masa ke Masa. 

Dalam dunia pedidikan pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah Kurikulum Pendidikan. Pada dasarnya tujuan dari pembentukan kurikulum pendidikan adalah tujuan setiap program pendidikan yang diberikan kepada anak didik, Karena kurikulum merupakan alat antuk mencapai tujuan, maka kurikulum harus dijabarkan dari tujuan umum pendidikan. Dalam sistem pendidikan di Indonesia tujuan pendidikan bersumber kepada falsafah Bangsa Indonesia. Dan dari masa ke masa dunia pendidikan di Indonesia sudah mengalami beberapa kurikulum, mulai dari kurikulum 1947 sampai dengan sekarang kurikulum 2013. 
Dan pada kesempatan kali ini, saya akan membahas apa saja kurikulum pendidikan yang sudah digunakan atau di laksanakan mulai dari tahun 1947 sampai 2013 ini. 

Berikut ini sejarah perubahan kurikulum pendidikan di Indonesia sejak masa awal kemerdekaan tahun 1947 hingga Kurikulum 2006 yang biasa disebut sebagai KTSP ( Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan), sebelum
akhirnya diubah dengan Kurikulum 2013. 

Kurikulum 1947 atau disebut rencana pelajaran 1947 Kurikulum yang lahir pada masa kenerdekaan ini memakai istilah bahasa belanda leerpian artinya rencana pelajaran. Istilah itu lebih populer dibanding istilah curriculum (bahasa inggris) .karena masih dalam suasana perjuangan, pendidikan lebih menekankan pada pembentukan karakter manusia Indonesia merdeka, berdaulat, dan sejajar dengan bangsa di muka bumi ini. Fokus Rencana Pelajaran 1947 tidak menekankan pendidikan pikiran, melainkan hanya pendidikan watak, kesadaran bernegara dan bermasyarakat. Materi pelajaran di hubungkan dengan kejadian sehari-hari, perhatian terhadap kesenian dan pendidikan jasmani. 

Kurikulum 1952, Rentjana Pelajaran Terurai 1952. Kurikulum ini merupakan penyempurnaan kurikulum sebelumnya, merinci setiap mata pelajaran sehingga dinamakan Rentjana Pelajaran Terurai 1952. Kurikulum ini sudah mengarah pada suatu sistem pendidikan nasional. Paling menonjol sekaligus ciri dari kurikulum 1952 ini, yang setiap pelajaran dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari. Silabus mata pelajaran menunjukkan secara jelas seorang Guru mengajar satu mata pelajaran. 

Kurikulum 1964, Rentjana Pendidikan 1964. Pemerintah kembali menyempurnakan sistem kurikulum pada 1964, namanya Rentjana pendidikan 1964. Ciri-ciri kurikulum ini, pemerintah mempunyai keinginan agar rakyat mendapat pengetahuan akademi untuk pembekalan pada jenjang SD. Sehingga pembelajaran dipusatkan pada program pancawardhana, yaitu pengembangan moral, kecerdasan, emosional atau artistik, keprigelan (keterampilan), dan jasmani . 

Kurikulum 1968 Kurikulum 1968 merupakan pembaharuan dari Kurikulum 1964, yaitu dilakukannya perubahan struktur kurikulum pendidikan dari Pancawardhana menjadi pembinaan jiwa pancasila, pengetahuan dasar, dan kecakapan khusus. Kurikulum 1968 merupakan perwujudan dari perubahan orientasi pada pelaksanaan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. Kurikulum ini merupakan kurikulum terintegrasi pertama. Beberapa mata pelajaran, seperti Sejarah, Ilmu Bumi, dan beberapa cabang ilmu sosial mengalami fusi menjadi Ilmu Pengetahuan Sosial. Beberapa mata pelajaran, seperti Ilmu Hayat, Ilmu Alam, dan sebagainya mengalami fusi menjadi Ilmu Pengetahun Alam (IPS) atau yang sekarang sering disebut Sains Kelahiran Kurikulum 1968 bersifat politis: mengganti Rentjana Pendidikan 1964 yang dicitrakan sebagai produk Orde Lama. Tujuannya pada pembentukan manusia Pancasila sejati. Kurikulum 1968 menekankan pendekatan organisasi materi pelajaran: kelompok pembinaan Pancasila, pengetahuan dasar, dan kecakapan khusus. Jumlah pelajarannya 9. 

Kurikulum 1975 Kurikulum 1975 menekankan pada tujuan, agar pendidikan lebih efisien dan efektif. “Yang melatarbelakangi adalah pengaruh konsep di bidang manejemen, yaitu MBO (management by objective) yang terkenal saat itu,” kata Drs. Mudjito, Ak, MSi, Direktur Pembinaan TK dan SD Depdiknas. Metode, materi, dan tujuan pengajaran dirinci dalam Prosedur Pengembangan Sistem Instruksional (PPSI). Zaman ini dikenal istilah “satuan pelajaran”, yaitu rencana pelajaran setiap satuan bahasan. Setiap satuan pelajaran dirinci lagi: petunjuk umum, tujuan instruksional khusus (TIK), materi pelajaran, alat pelajaran, kegiatan belajar-mengajar, dan evaluasi. Pada Kurikulum 1975 guru dibuat sibuk dengan berbagai catatan kegiatan belajar mengajar. 

Kurikulum 1984 Kurikulum ini mengusung pendekatan proses keahlian. meski mengutamakan pendekatan proses, tapi faktor tujuan tetap penting. Kurikulum ini juga sering disebut “Kurikulum 1975 yang disempurnakan”. Posisi siswa ditempatkan sebagai subjek belajar. Dari mengamati sesuatu, mengelompokkan, mendiskusikan, hingga melaporkan. Model ini disebut CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif ) Hehehhe… kalo dulu sering orang memplesetkannya jadi Catat Buku Sampai Abis. 

Kurikulum 1994 dan Suplemen Kurikulum 1999 Kurikulum 1994 merupakan hasil upaya memadukan kurikulum kurikulum sebelumnya, terutama kurikulum 1975 dan 1984. Sayang, perpaduan antara tujuan dan proses belum berhasil. Sehingga banyak kritik berdatangan, disebabkan oleh beban belajar siswa dinilai terlalu berat, dari muatan nasional sampai muatan lokal. Misalnya bahasa daerah, kesenian, keterampilan daerah, dan lain- lain.
Akhirnya, Kurikulum 1994 menjelma menjadi kurikulum super padat. 

Tahun 2004 – Kurikulum Berbasis Kompetensi Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Setiap pelajaran diurai berdasar kompetensi yang harus dicapai siswa. Kurikulum ini cenderung Sentralisme Pendidikan, Kurikulum disusun oleh Tim Pusat secara rinci; Daerah/Sekolah hanya melaksanakan. Kurikulum yang tidak disahkan oleh keputusan/ Peraturan Mentri Pendidikan ini mengalami banyak perubahan dibandingkan Kurikulum sebelumnya baik dari orientasi, teori-teori pembelajaran pendukungnya bahkan jumlah jam pelajaran dan durasi tiap jam pelajarannya. Berdasarkan hal tersebut pemerintah baru menguji cobakan KBK di sejumlah sekolah kota-kota di Pulau Jawa, dan kota besar di luar Pulau Jawa saja. Hasilnya kurang memuaskan. Maka sebagian pakar pendidikan menganggap bahwa pada tahun 2004 tidak terjadi perubahan kurikulum, yang ada adalah Uji Coba Kurikulum di sebagian sekolah yang disebut dengan KBK untuk kemudian disempurnakan pada tahun 2006. 

Tahun 2006 – Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Awal 2006 ujicoba KBK dihentikan. Muncullah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Tinjauan dari segi isi dan proses pencapaian target kompetensi pelajaran oleh siswa hingga teknis evaluasi tidaklah banyak perbedaan dengan Kurikulum 2004. Perbedaan yang paling menonjol pada Kurikulum ini adalah lebih konstruktif sehingga guru lebih diberikan kebebasan untuk merencanakan pembelajaran sesuai dengan lingkungan dan kondisi siswa serta kondisi sekolah berada. Hal ini disebabkan karangka dasar (KD), standar kompetensi lulusan (SKL) , standar kompetensi dan kompetensi dasar (SKKD) setiap mata pelajaran untuk setiap satuan pendidikan telah ditetapkan oleh Departemen Pendidikan Nasional. Jadi pengambangan perangkat pembelajaran, seperti silabus dan sistem penilaian merupakan kewenangan satuan pendidikan (sekolah) dibawah koordinasi dan supervisi pemerintah Kabupaten/ Kota. 

Kurikulum 2013 Kurikulum baru yang akan diterapkan pada tahun 2013 tahun ajaran baru. Pada Kurikulum 2013 ini, terdapat sembilan sistem penilaian, yaitu penilaian diri, ulangan harian, ujian tengah semester, ujian sekolah, ujian nasional, ujian tingkat kompetensi, ujian mutu tingkat kompetensi, penilaian proyek dan penilaian autentik. Sembilan sistem penilaian itu dibuat berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 66 Tahun 2013 tentang Sistem Penilaian Pendidikan. Penilaian diri, dilakukan oleh masing-masing siswa dengan mengamati kemampuan sendiri. Ulangan, beberapa ujian dan proyekbisa dilakukan secara tertulis atau dinilai dengan angka. “Sembilan sistem penilaian berdasarkan Permendikbud, mengisyaratkan ujian tengah semester, ujian sekolah dan ujian nasional masih ada dalam Kurikulum 2013. Sistem penilaian itu berlaku bagi semua jenjang sekolah percontohan.”

Senin, 17 Maret 2014

Aja Dumeh



Aja Dumeh = Jangan Sombong, dapat diartikan sebagai suatu peringatan agar manusia selalu ingat kepada sesamanya, saling cinta mencintai. Mengisyaratkan agar manusia tidak larut dengan apa ayang dimiliki atau dijalaninya, sehingga cenderung menjalani keputusan hidup yang negatif seperti : Mentang mentang kaya, maka kita menjadi sombong dan merasa semua dapat dibeli dengan uang, begitu pula sebaliknya dengan kondisi miskin, maka kita menjadi putus asa dan mengakibatkan kita mengumpat sana sini kepada yang kaya.

• Aja Dumeh Kuwasa, tumindake daksura lan daksia marang sapada-pada, (jangan mentang–mentang sedang berkuasa, segala tindak-tanduknya pongah dan congkak serta sewenang–wenang terhadap sesamanya).
• Aja dumeh pinter, tumindake keblinger (jangan mentang–mentang diakui pintar lalu kebijaksanaannya menyimpang dari aturan yang seharusnya).
• Aja dumeh kuat lan gagah, tumindake sarwa gegabah (jangan mentang–mentang kuat dan gagah lalu tindakannya serba gegabah)

• Aja dumeh sugih, tumindake lali karo sing ringkih (jangan mentang–mentang kaya lalu tingkah perbuatannya tidak mengingat kepada yang lemah ekonominya)

• Aja dumeh menang, tumindake sewenang-wenang (jangan mentang-mentang dapat mengalahkan lawan lalu tindakannya sewenang–wenang kepada lawan)

Minggu, 16 Maret 2014

Daun-daun Berguguran


Daun yang gugur tak pernah membenci angin. Pernahkah Anda melihat pohon yang sama sekali tidak memiliki daun atau daun pada pohon tersebut rontok. Yang kita bahas kali ini bukan pohon yang sama sekali tidak memiliki daun, karena daunnya habis di makan ulat. Artinya, gugur karena faktor alamiah. Pohon yang kita berbicara disini juga merupakan sekumpulan pohon yang ada di dalam hutan, bukan beberapa batang pohon yang tumbuh di rumah Anda para pembaca sekalian. Kalau di Papua, mungkin agak jarang kita menemukan di suatu kawasan hutan yang arealnya luas daunnya gugur semua. Karena kawasan hutan di Papua kebanyakan merupakan kawasan hutan hujan tropis. Kawasan hutan hujan tropis mengalami rata-rata curah hujan tahunan sebesar 2000 mm. Meskipun dalam bulan-bulan kering, hutan tetap menerima curah hujan 60 mm per bulan. Jadi, pohon-pohon di hutan hujan tropis tidak perlu menggugurkan daunnya pada waktu-waktu tertentu dan menghijau sepanjang tahun(evergreen). Nah, lain lagi kalau di daerah yang mengalami empat musim. Anda pasti pernah mendengar ataupun pernah melihat di televisi, daun-daun berguguran di taman dan sangat indah, tapi tidak indah bagi petugas pembersih taman. Pohon-pohon yang gugur daunnya dalam suatu area yang luas kita sebut dengan hutan gugur daun. Penyebaran hutan gugur berada diantara 300-450 lintang utara dan selatan ekuator. Hutan gugur daun terdapat di sebagian Amerika Serikat, sebagian besar wilayah Eropa, China, Jepang, bagian timur Australia, dan Selandia Baru. Yang secara umum curah hujannya antara 700 mm-1700 mm per tahun. Nah, pertanyaannya kemudian adalah mengapa pohon-pohon ini menggurkan daunnya ? Ini merupakan sebuah bentuk adaptasi terhadap perubahan musim. Pohon di hutan gugur daun beradaptasi secara berbeda-beda pada setiap musimnya. Pada musim semi pohon mulai berbungga dan berbuah, sedangkan pada musim panas mulai tumbuh biji. Selama musim gugur, pohon-pohon menggugurkan daunnya. Pada musim dingin pohon-pohon di kawasan yang mengalami empat musim menggugurkan daunnya. Anda bisa lihat di televisi atau film-film bertema natal , pohon-pohon di taman negara-negara yang sedang dilanda musim dingin daunnya jatuh berguguran. Di musim dingin akar hanya dapat menyerap sedikit air. Untuk mengurangi transpirasi (penguapan) dan menjaga kelembapan, maka pohon-pohon meranggas selama musim dingin. Bukan hanya di hutan gugur daun saja, pohon-pohon menggugurkan daunnya, tapi pohon-pohon di hutan musim tropis melakukan hal yang sama. Hutan ini juga terdapat di Indonesia. Indonesia memiliki dua musim, yakni musim panas dan musim kemarau. Pada musim kemarau, pohon-pohon yang berada di hutan musim tropis menggugurkan daunnya. Curah hujan pada musim kering kurang dari 60 mm per bulan atau sama sekali tidak turun hujan. Untuk mengurangi penguapan, pohon-pohon menggugurkan daunnya. Mengapa ditengah curah hujan yang minim, pohon-pohon ini tidak mati ? Tuhan itu baik, pohon-pohon di hutan musim tropis dianugerahkan akar yang panjang, sehingga pada musim kemarau mampu memperoleh air di bawah tanah. pada hutan gugur daun, pohonnya berukuran kecil dan cenderung tumbuh jarak-jarak dan matahari mampu menembus sampai ke bawah. Pohon yang tumbuh di hutan gugur, misalnya jati atau cendana. Kalau di hutan hujan tropis, pohonnya besar dan berkayu keras. Karena curah hujan yang tinggi membuat daun dan ranting pohon mengalami pelapukan yang cukup cepat, sehingga kondisi di bawah pohon lembap dan subur. Maka, akar pohon tidak perlu menancap sampai dalam untuk memperoleh nutrisi yang dibutuhkan guna pertumbuhannya. Lihat saja, sangat memacu adrenaline kalau kita masuk dalam hutan hujan tropis seperti di Papua, karena pohonnya besar serta sulit ditembusi matahari, sehingga suasana didalamnya gelap walaupun di siang hari dan kondisi tanahnya pun lembap. Apalagi binatang-binatang beracun seperti ular senang tinggal di daerah lembap, membuat kita sedikit takut kalau memasuki kawasan hutan hujan tropis.